Dua Hati Dua Dunia

Dua Hati Dua Dunia


secangkirkopitubruk.com

“Aku rindu Arkadia”, sudah lama Hermes tidak kembali ke kampung halamannya, tempat dia dilahirkan dari perut Nimfa Maia. Sayap-sayap di kakinya terlalu jauh membawa dia pergi, hingga lupa kemana harus kembali.

Hermes terlalu rindu pada tanah kelahirannya, pada ibunya, dan pada domba-domba peliharaannya. Dia lupa pada dirinya sendiri, lupa pada pesan-pesan yang seharusnya dia sampaikan pada dunia. Herse dan dua saudaranya sudah terlalu merubah dirinya. Terkadang Aphrodite tak kuasa untuk mengingatkan.

Dua hati di dua dunia sudah melemahkan sayap-sayapnya. Kuil Athena atau Gunung Olympus? Penghianatan seperti pada Apollo tentu bukan pilihan. Ataukah Olympus?

Belum menemukan jawaban.

“ARKADIA!”, Hermes menggantungkan sayap-sayapnya pada keberuntungan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s